0

Tips mencukur daerah kemaluan wanita

Beberapa tips bagi para wanita yang tertarik mencukur daerah kemaluan mereka:
1. Lakukan bertahap, kecuali sangat penting bagi anda untuk memberi kejutan pasangan anda, jangan lakukan dari yang tumbuh lebat menjadi betul-betul gundul seluruhnya sekali cukur. Mulailah dengan memotong rambut tersebut sedikit lebih pendek setiap minggu. Mungkin dengan menggunakan pencukur jenggot. Sekali rambut tersebut menjadi lebih pendek seluruhnya, mulailah mencukur labia bagian luar labia luar nampaknya tahan terhadap cukuran lebih baik daripada kemaluan (public mound). Minggu berikutnya atau seterusnya mulailah membuat bidang dari sudut rambut pada kemaluan anda lebih kecil dan lebih kecil lagi dengan cara memangkas dan mecukurnya. Jika anda memperhatikan mulai terbentuknya irirtasi, jangan hilangkan rambut yang lain sampai iritasi hilang. Ini dilakukan dengan melakukan percobaan dengan gerakan-gerakan pisau cukur yang berbeda, krim cukur yang berada, jeli, silet yang berbeda, pakaian yang berbeda, dll. Ini mungkin memerlukan waktu bagi kulit untuk terbiasa terhadap cukuran, karena pisau cukur mungkin memotong habis jaringan pada lapisan terluar dan bisa memotong rambut halus pada permukaan kulit yang menyebabkan rambut kemerahan dan tidak tumbuh. Beberapa wanita menemukan bahwa mereka tidak bisa mencukur kemaluan mereka, dan akibatnya hanya memangkas rambut tersebut sangat pendek.

2. Ini memerlukan waktu. Pada permulaan dipekirakan menghabiuskan waktu 30-60 menit setiap kali anda merawat daerah kemaluan anda. Jika anda ingin kenampakan yang gundul tepat seperti kelelawar, rencanakan dalam beberapa jam. Sekali anda dan tubuh anda terbiasa terhadap cukuran, ini hanya memerlukan waktu beberapa menit untuk mencukur daerah kemaluan, jika dilakukan setiap hari, atau setiap hari-hari lain.

3. Gunakan mata pisau cukur yang baru setiap waktu. Rambut kemaluan yang kasar sangat cepat menumpulkan mata pisau. Kecuali anda yang akan menyiksa diri sendiri jangan pernah menggunakan sebuah mata pisau untuk mencukur kaki anda kemudian menggunakannya pada daerah kemaluan anda. Hal itu sama dengan kata aduh dalam huruf kapital! Jika anda menggunakan pisau cukur listrik, yakinkan bahwa mata pisaunya bukan yang lama.

4. Gunakan pisau cukur yang bagus, mungkin dengan mata pisau khusus dan kepala yang berputar. Beberapa pisau cukur para wanita sekarang memiliki pegangan ysang lebar sehingga anda memiliki pegangan yang lebih besar. Anda perlu mencoba beberapa untuk menemukan satu yang kerjanya paling baik. Anda harus berkeinginan membeli satu dari setiap tipe yang dapat dibuang yang dapat anda temukan pada pertokoan lokal anda dan cobalah semuanya.

5. Mulailah dengan menggunakan sabun cukur yang banyak atau jeli-jeli. Berikan sebuah lapisan sabun atau jeli yang baru setiap bagian cukuran oleh pisau cukur anda. Anda memerlukan sedikit minyak di antara kulit lembut anda anak mata pisau cukur yang tajam itu. Penggunaan alat-alat tersebut diperuntukkan bagi kulit sensitif. Mentol atau eucalyptus mungkin bisa membuat kulit geli, tetapi mungkin membantu vulva terasa baik untuk waktu yang panjang. (jika mereka mulai terbakar, bilas secepatnya).

6. Bercukur di sore hari. Hal ini disebabkan karena banyaknya waktu yang diperlukan, dan karena anda ingin telanjang atau hanya menggunakan baju tidur atau gaun tidur setelah itu. Sekali anda terbiasa mencukur anda bisa melakukannya dalam shower di pagi hari dalam beberapa menit.

7. Pakaian yang ketat tidak digunakan pada awalnya, jika tidak selalu. Kulit sensitif anda tidak akan dapat tahan terhadap gesekan apapun terhadapnya setelah lapisan luar kulit yang paling atas telah dihilangkan. Anda seharusnya tidak menggunakan pakaian apa saja yang membiarkan pakaian tersebut mengesek vulva anda. Kenakanlah pakaian tidur panjang atau kemaja. Jangan gunakan celana pendek ketat; kenakan celana panjang wanita atau celana tinju pria sebagai gantinya jika mungkin pergilah tanpa celana dalam. Kaki yang elastis dari celana ketat anda yang biasa bisa membuat iritasi batas-batas “daerah” anda. Celana jeans yang ketat mungkin ide yang sangat buruk. Terbuka di bagian bawah saja mungkin terasa cukup aneh saat anda mulai mencukur dan akan sulit untuk tidak memikirkannya. Hal ini benar-benar bagus karena membuat anda lebih menyadari seksualitas anda. Anda akhirnya akan terbiasa dengan perasaan menjadi gundul dan terbuka.

8. Rendam dalam air yang hangat atau gunakan shower yang hangat sebelum mencukur. Hal ini melembutkan rambut tersebut dan membuatnya lebih mudah untuk digunting. Ini akan mempertanggungjawabkan sebagaian besar waktu yang dibutuhkan untuk merawat daerah kemaluan anda.

9. Setelah mencukur, tidautlah dengan telanjang atau dengan hanya mengenakan pakaian tidur, kos kaki juga boleh. Jangan mengenakan celana atau pakaian dalam. Anda tidaka ingin sesatu menggesek vulva anda yang sensitif saat anda tidur. Jika anda menggunakan pembalut, tidurlah di atas sepasang handuk tua jika anda sedang menstruasi.

10. Jangan mencukur terlalu rapat saat pertama kali. Jangan menekannya kearah kulit. Buatlah satu kali cukuran dengan mata pisau kemudian pindah kedaerah berikutnya. Anda tidak akan menghilangkan seluruh rambut, tetapi akan mengurangi besarnya irirtasi yang anda alami. Dengan setiap cukuran yang berikutnya, lebih banyak rambut yang akan dihilangkan. Lakukan dengan pelan-pelan dan lembut.

11. Pegang kulit dengan satu tangan sementara anda mencukur dengan tangan yang lain. Ini cara yang benar terutama dekat dengan daerah labia anda. Daerah berlekuk-lekuk yang dekat dengan clitoris anda mungkin sulit untuk dicukur dan mungkin ini akan membutuhkan latihan agar menjadi lebih ahli dalam hal ini.

12. Mencukur menurut arah pertumbuhan dari rambut anda, hal ini biasanya berarti secara diagonal dekat dengan labia luar anda. Amatilah pola rambut pendek anda tersebut setelah anda memotong pendek rambut tersebut. Beberapa wanita yang berpengalaman mencukurnya berlawanan dengan arah pertumbuhan rambut, setelah pertama-tama dilakukan pada arah serat, menggunakan gerakan yang sangat ringan dan lapisan baru jel cukur atau busa cukur. Ini menghasilkan cukuran yang sangat rapat. Ini bukanlah ide yang bagus bagi para pemula.

13. Cukurlah setiap awal hari. Para wanita sering melaporkan mereka tidak memperhatian hal-hal mulai terasa gatal sampai rambut mereka mulai tumbuh kembali. Cukurlah setiap awal hari yang lain dan gunakan gerakan-gerakan yang pendek. Pada saat pertama kali janganlah sampai terlihat dan terasa seperti kulit bayi yang halus. Sekali anda melakukan latihan dan kulit anda menjadi terbiasa terhadap cukuran, teruskan mencukurnya setiap dihari-hari lainnya atau setiap hari. Jika anda ingin mencukur vulva anda dan menyukai cara tersebut, anda tidak bisa hanya mencukurnya sekali-sekali saja. Iritasi akan membuat anda gila.

14. Setelah mencukur, berikan pelembab pada vulva anda untuk menyejukkan kulit anda. Hati-hatilah terhadap bau-bau/ wangi-wangian atau bahan tambahan lainnya yang bisa membuat iritasi kulit lembut anda. Baby oil bisa meminyaki kulit dan mengurangi jumlah gesekan. Sama halnya dengan bedak bubuk bayi tetapi bedak bubuk buruk bagi vulva dan vagina, yang disebut “ daerah bikini”yang bertujuan membantu menghilangkan iritasi yang disebabkan oleh cukuran, tetapi ini jenis yang mahal, tetapi mungkin berguna bagi para pemula.

15. Gunakanlah kaca seukuran tubuh dan cahaya yang baik sehingga anda bisa melihat apa yang sedang anda lakukan, kecuali jika anda tidak biasa lentur, anda tidak akan dapat melihat vulva anda seluruhnya tanpa hal ini. Anda kemungkian akan memotong diri anda sendiri jika tidak menggunakannya.

16. Beberapa wanita dianjurkan menggunakan spon loofah di hari anda tidak mencukur, saat anda mandi atau shower. Dengan lembut gosoklah rambut tersebut. Hal ini akan menghilangkan kulit mati dan membantu menjaga folikel rambut ( pori-pori) tetap terbuka, mengurangi kesempatan pertumbuhan rambut kedalam.


Sumber:The-Clitoris.com

Continue Reading >>>>>
0

Merawat Vagina

Vagina punya mekanisme pembersihan sendiri dengan mengandalkan koloni bakteri normal yang menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam dan di sekitarnya. Keseimbangan bisa terganggu kalau pemiliknya jorok.

Penggunaan celana basah atau celana dalam terlalu ketat, misalnya, dapat mengganggu keseimbangan itu. Dalam keadaan tertentu, perawatan vagina tidak cukup hanya membersihkan bagian luar. Bagian dalam pun perlu dikuras.

Ada beberapa cara yang biasa dilakukan dalam merawat organ reproduksi wanita. Cairan pembersih khusus digunakan dengan cara menyemprotkannya ke dalam vagina. Berisi bahan aktif yang mampu melumpuhkan bakteri, kuman, serta jamur.

1. Bilas dengan cairan pembersih
Cairan pembersih khusus digunakan dengan cara menyemprotkannya ke dalam vagina. Berisi bahan aktif yang mampu melumpuhkan bakteri, kuman, serta jamur. Cairan ini bisa digunakan dalam beberapa menit.

Penggunaannya harus dengan pengawasan dokter. Karena itu, selain cairan pembilas, obatan untuk mengatasi gangguan yang ada juga akan diberikan. Tidak semua gangguan bisa diselesaikan dengan cairan ini. Paling hanya dapat mengatasi keputihan.ladi, tidak akan mampu mengatasi penyakit kelamin, apalagi penyakit menular cekcual (PMS).

2. Sinar Laser
Laser diperlukan karena penggunaan obat pembunuh kuman di vagina biasanya butuh waktu lama, apalagi kalau terjadi resistensi obat. Laser yang digunakan biasanya jenis level rendah atau low level laser therapy. Formulasi dari sinar inframerah clan ultra violet ini mampu membersihkan bakteri, jamur, dan virus dalam waktu relatif cepat.

Untuk gangguan ringan, penembakan biasanya dilakukan selama 15 menit sekali.'Bila gangguan sudah berat, butuh puluhan menit dengan beberapa kali tembakan dalam beberapa hari. Obat juga kerap diberikan oleh dokter setelah penembakan laser.

3. Terapi ozon
Dr., Mulyadi Tedjapranata, MD, dari Klinik Medizone, menyebutkan bahwa metode penggunaan terapi ozon ini layaknya menggunakan cairan pembersih. Dengan alat yang disebut vaginal insufflations, ozon dimasukkan ke organ kewanitaan dengan dosis sesuai kasus.

"Prinsipnya ozon ini berfungsi sebagai disinfektan yang bisa membunuh kuman. Tujuannya untuk mencegah masuknya kuman penyebab penyakit," ujarnya. Dengan periode waktu tertentu pula (tergantung kasus), ozon diperlukan agar kebersihan vagina terjaga.

Agar pengobatan efektif, biasanya terapi ini dikombinasi dengan obat-obatan. Namun, ozon tidak bisa digunakan untuk mengatasi penyakit seksual atau PMS. Dan yang jelas, terapi ini harus dilakukan oleh dokter yang ahli dalam hal ini. Jika tidak digunakan secara tepat, memasukkan ozon ke organ kewanitaan hanya akan menyebabkan berkembangbiaknya bakteri yang malah merugikan vagina.

4. Penguapan hangat
Dalam ritus perawatan tubuh secara tradisional, penguapan hangat biasa digunakan untuk vagina. Meski begitu, penguapan jelas tidak efektif membunuh mikroorganisme.

Penguapan ini menggunakan ramuan wewangian sehingga mengharumkan vagina, selain menghangatkan. Karena itu, selayaknya cara ini dilakukan seperti kita menggunakan parfum badan. Tidak ada alasan selain alasan kosmetik. Meski penguapan disebut sebagai salah satu cara merawat vagina, langkah ini bukan untuk mencegah penyakit, apalagi menghilangkan gangguan.

5. Gurah vagina
Meski tak sedikit yang tertarik mencobanya, gurah vagina masih diragukan efektivitasnya. Apalagi yang menanganinya jelas-jelas bukan dokter. Tindakan ini bisa membuat semua mikrooganisme yang merugikan maupun yang normal akan mati clan hilang dari vagina. Akibatnya, vagina justru berisiko terganggu.

6. Spa vagina
Ini metode perawatan alat reproduksi wanita yang menggabungkan berbagai terapi kuno. Ada teknik pengasapan atau penguapan. Ada juga teknik pijat akupresur pada seluruh tubuh dan terutama vagina. Ada juga meditasi gerak atau semacam kegel khusus untuk vagina.

Beberapa terapi tersebut cukup aman. "Terapi spa sebenarnya umum digunakan dalam perawatan kesehatan, hanya kali ini. khusus diterapkan untuk bagian vagina saja," ungkap Hj. Worro Harry Soeharman, M.Ph, MKA, penggagas terapi V-spa.

7. Kuras vagina
Ini adalah pengontrolan dan pembersihan vagina sampai ke mulut serta rongga rahim. Langkah ini menjadi tindakan awal agar jamur atau kuman tidak merembet ke rongga rahim atau saluran telur, yang bisa mengakibatkan kemandulan atau infeksi yang bisa memicu kanker.

Wanita yang menderita keputihan hendaknya tidak menunda pengobatan. Supaya tidak repot, penderita bisa mendatangi klinik semacam Klinik Pasutri atau Pusat Pelayanan Keluarga yang memberi pelayanan, mulai dari wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, serta membersihkan vagina sampai ke rongga rahim hingga pengobatannya tuntas.

Caranya, ujung vagina sampai rongga rahim diteropong dengan speculum. Dengan alat penjepit kain kasa (gaas) yang terlebih dulu direndam dalam betadin ini, tindakan "kuras" dilakukan.

Tidak perlu takut, karena tindakan ini sederhana dan ticlak menyiksa. Usai hasil laboratorium diketahui, dokter akan memberikan obat yang tepat. Bisa berupa obat minum atau tablet yang dimasukkan ke lubang vagina. Setelah tiga bulan, pasien diharapkan kembali untuk cek ulang.

Keputihan acap kali kambuh bila tidak diobati secara tuntas. Mengobati daerah sekitar vagina saja belum cukup, sebaiknya sampai ke dalam. Para ibu yang menghadapi masalah dengan pasangan sehubungan kasus ini bisa sekalian berkonsultasi. 0 abd

Ganti Celana 2-3 kali
Derajat keasaman vagina menurut Dr. Boy Abidin, Sp.OG, antara 7,1-7,3. Untuk menjaga kesehatan vagina, perempuan setidaknya memahami beberapa hal ini:

* Sesering mungkin mengganti pembalut, ferutama saat menstruasi. Darah yang keluar bisa menjadi media tumbuhnya kuman.
* Sesudah berhubungan seks, bagian luar vagina sebaiknya selalu dibersihkan. "Tentu tidak dengan sabun biasa," kata Boy. Sebaiknya gunakan sabun pembersih khusus vagina. Jika perlu, gunakan cairan pembersih vagina bila memang ada infeksi di daerah kemaluan.
* Saat membersihkan vagina, bilas dari arch depan ke belakang. Hal ini untuk menghindari terbawanya kuman dari anus ke vagina. Lebih baik air untuk membersihkan langsung ditadah dari keran biasa atau dengan keran semprot. Air yang terkumpul di ember atau bak mandi bisa saja terkontaminasi air kencing orang lain, spora, jamur, atau kuman.
* Bila menggunakan kertas tisu, Anda harus hati-hati. Lendir dan air memang terserap, tetapi hendaknya diingat bahwa tidak semua tisu terjamin kualitasnya. Tisu yang terbuat dari serbuk kayu ada yang tercemar jamur kalau proses pembuatannya kurang baik.
* Jaga organ intim agar tidak lembab setelah buang air kecil atau buang air besar. Bilas vagina sampai bersih, kemudian keringkan sebelum memakai celana dalam. Usahakan agar daerah kemaluan dan selangkangan selalu kering lebih-lebih bagi yang bertubuh gemuk. Suasana lembab sangat disukai jamur.
* Gantilah celana dalam sekurang-kurangnya dua sampai tiga kali sehari.
* Sebaiknya tidak mengenakan celana terlalu ketat, berbahan nilon, jins, dan kulit. Pakai celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat. Panty liner sebaiknya hanya digunakan antara 2-3 jam.
* Jangan biarkan celana basah atau lembab karena memberi peluang tumbuhnya jamur.
* Bagi wanita yang pernah melahirkan dan berhubungan seks, setidaknya lakukan pap smear sekali setahun. Untuk mereka yang sudah menopause, lakukan 2-3 tahun sekali.
* Jaga berat badan normal. Jangan sampai kegemukan karena menyebabkan vagina tertutup lipatan lemak sehingga lembab.
* Jaga kesehatan tubuh secara umum dengan mengasup makanan bergizi seimbang.
* Lakukanlah hubungan seksual hanya dengan satu orang. Sering berganti pasangan seks akan menambah kemungkinan terinfeksi. I abd

Menurut Dr. Boyke Dian Nugraha, Sp.OG, ada dua jenis keputihan.
1. Fisiologi, dengan ciri:
- Tidak gatal, tidak berbau.
- Lendir berwarna bening.
- Terjadi hanya pada masa subur (wanita usia 20-40-an).
- Terjadi menjelang haid.
- Terjadi saat hamil karena terkait dengan faktor hormonal. Terjadi sehabis berhubungan seks.
- Karena stres, kelelahan, celana dalam terlalu ketat.

2. Patologis, dengan ciri:
- Keluar lendir berlebihan disertai infeksi.
- Gatal, pedih, vagina kemerahan.
- Lendir berubah warna.

Sumber: Senior

Continue Reading >>>>>